Badan Sehat, Lemak Minggat! #1Day1Dream



Bagi sebagian besar orang khususnya wanita, lemak di tubuh adalah mitos. Dikit-dikit penampilan, dikit-dikit penampilan. Ya, banyak alasan yang melatar belakangi motivasi seseorang untuk mengurangi berat badan. Ada orang yang ingin ‘kurus’ supaya dilirik coretcowokcoret, yah mas, mbak, tanpa harus diet pun juga orang juga udah bisa lihat kok, justru orang gemuk lebih terlihat dibanding yang kurus, toh? /ditabok

Ada lagi nih alasan lainnya, misalnya ingin mengurangi berat badan karena minder, faktor lingkungan dan keluarga, wuaaah buanyaaak banget deh. Tapi berbeda dengan keinginan saya, kenapa? Hayo kenapa coba? Ada yang bisa tebak kenapa? Kalau bisa nebak nanti dikasih smartphone S5 deh~ :D

Ah, oke, alasan saya ingin mengurangi berat badan adalah supaya tidak berat. Benar gak? Orang kalau bawa tas terlalu berat rasanya gimana? Ngos-ngosan, kan? Cepat lelah? Apalagi kalau sambil jalan berkilo-kilo meter, eh jangan deh, lima meter jalan aja deh, pasti udah ngap-ngapan. Otomatis bagaimana supaya bebannya tidak seberat tadi? Nah, itu yang menjadi target saya mulai saat ini sampai seterusnya.

Ngomong-ngomong soal bobot, sejak lahir bobot saya lebih besar dibandingkan kakak saya. Bahkan saya saja bingung, sekarang kakak saya sedang hamil, kenapa badan saya yang semakin makmur? -_- terakhir saya menimbang berat badan saya adalah 69 kg dengan tinggi 167 cm, gatau sekarang berapa :”D
Hmm, begini, banyak orang yang awalnya ingin diet tapi akhirnya gagal karena sakit. Itu karena tadi, ingin waktu singkat demi penampilan. Segala sesuatu pasti butuh proses, dong? Apalagi dengan bobot awal misalnya antara 80-100 kg lalu ingin menurunkan berat sampai ke 50 kg, masa iya sih dalam kurun waktu satu minggu bisa mengurangi separuh lemak?

Nah, karena saya juga ingin ‘lebih kurus’ tapi sehat, saya mulai mencoba untuk melakukan olahraga rutin, tiga kali olahraga dalam satu minggu dengan mengikuti kegiatan UKM Karate di kampus. Saya berusaha untuk tidak pernah ingin absen setiap kegiatan ini dilaksanakan. Mengapa? Ya karena dengan wadah ini saya ingin tekun berolahraga dengan jangka waktu yang tidak setiap hari namun tetap membuat badan bugar. Apalagi mahasiswa yang berangkat pagi, banyak tugas, belum lagi kegiatan-kegiatan lainnya, mana sempat olahraga sendiri di rumah coba? Boro-boro olahraga, mandi aja magernyaaaaaaa setengah mampus, iya gak? :D

Jujur, masa remaja saya kemarin-kemarin hampir jarang sekali olahraga. Pernah sesekali olahraga, sesekali dalam jangka waktu sekian tahun sekali :D Akibatnya sering sakit karena imun tubuh tidak pernah dilatih. Nah, mulai kuliah saat ini, saya ingin mengubah sedikit demi sedikit pola hidup saya, terutama pola makan dan olahraga.

Nah, ngomong-ngomong soal pola makan, ini nih, ini. Kalau bahas tentang makanan pasti godaannya gak akan pernah kelar-kelar, termasuk saya pribadi :v

Bisa dibilang saya gampang sekali lapar dan jarang puasa karena banyak kegiatan. Astagfirullaaah. Ya, teman-teman jangan ikutin yang gak bener yah :( Meskipun jarang puasa, tetapi saya juga tetap berusaha untuk mengerem sedikit demi sedikit hawa nafsu untuk makan di luar, salah satunya adalah membayangkan selalu isi dompet. Ternyata ini efektif, lho! Selalu mengingat sisa lembaran di dompet lalu berinisiatif untuk membawa bekal dengan mengurangi takaran nasi dan lauk, PLUS lebih banyak minum air mineral ketimbang makan. Beberapa dokter dan pakar gizi menyebutkan, banyak minum air mineral dapat membuat kita selalu kenyang namun tidak menimbulkan kegemukan. Cara ini juga bagus untuk orang-orang yang sedang diet, lho! Tapi ingat! Jangan memaksakan diri meminum air satu liter sekaligus! Maksudnya ‘banyak’ disini tuh rutin minum air putih dengan jangka waktu beberapa menit sekali per gelas, kurang lebih sampai delapan gelas per hari. Jangan takut nantinya bolak-balik kamar mandi terus! Justru ini bagus bagi pencernaan. Sering buang air berarti kita telah membuang banyak toksin dalam tubuh kita. Selain itu juga dapat mengurangi beban kerja usus dan ginjal. Sehat, toh?


Insyaa Allaaah, saya akan melakukan hal ini selama kuliah sampai mendapatkan berat badan ideal antara 60-64 kg. Bahkan meskipun berat badan menurun, semangat untuk hidup sehat tidak akan dihentikan. Saya juga ingin sekali mengajak teman-teman dan kelak anak dan suami saya untuk mengikuti metode ini. Intinya adalah, mau sehat tidak perlu mahal, tapi kalau sampai sakit, sembuhnya mahal :)

Deby Silarny Priscilina

1 komentar:

  1. Aku juga sih... tapi let it flow aja, nggak dibikin pusing harus diet ekstra, asal sehat dan senang itu cukup. Toh, belum mikirin banget soal penampilan yang ntarnya bakal dilirik uhukcowokuhuk

    Baca #1Day1Dream Syifa

    BalasHapus

Instagram